Judul : Sepak Takraw
Pantun
adalah salah satu warisan sastra yang hidup dan tumbuh bersama masyarakat,
melintasi ruang, waktu, serta generasi. Melalui susunan kata yang ringkas,
indah, dan penuh makna, pantun menjadi media untuk menyampaikan nasihat,
harapan, pengalaman hidup, nilai budaya, hingga refleksi kemanusiaan.
Antologi
Pantun Internasional: Satu Rima, Seribu Bahasa menghadirkan beragam karya dari para penulis dengan
latar belakang budaya, profesi, usia, dan wilayah yang berbeda. Dalam
keberagaman tersebut, tersaji satu benang merah yang menyatukan, yaitu
kecintaan terhadap sastra serta semangat untuk merawat tradisi pantun sebagai
bagian penting dari khazanah budaya dunia.
Kumpulan
pantun dalam buku ini mengangkat berbagai tema yang dekat dengan kehidupan
manusia, mulai dari budaya dan kearifan lokal, persatuan dan kebangsaan,
pendidikan, keluarga, lingkungan, kemanusiaan, hingga harapan akan masa depan
yang lebih baik. Setiap bait menghadirkan sudut pandang yang unik,
memperlihatkan bagaimana pantun tetap relevan sebagai sarana ekspresi,
komunikasi, dan penyampaian nilai-nilai kehidupan di tengah perkembangan zaman.
Lebih
dari sekadar kumpulan karya sastra, antologi ini menjadi ruang perjumpaan
berbagai suara yang berpadu dalam harmoni rima dan makna. Melalui pantun, para
penulis mengajak pembaca untuk merenungkan pentingnya menjaga budaya,
menghargai keberagaman, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan optimisme
dalam kehidupan bermasyarakat.
Buku
ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi, sarana apresiasi sastra,
sekaligus pengingat bahwa di balik setiap rima terdapat pesan, pengalaman, dan
kebijaksanaan yang layak diwariskan kepada generasi mendatang.
Satu
rima dapat lahir dari banyak bahasa, namun makna kemanusiaan yang terkandung di
dalamnya tetap mampu menyatukan dunia.