Antologi Pantun Internasional Satu Rama Serbu Bahasa

 


Judul            : Sepak Takraw

Penulis         : Parman Rudiansah dkk
Harga           : Rp.750.000,-  Rp. 55.000,-
ISBN           : Dalam PRoses
Ukuran        : 14.8 X 21 cm
Halaman      : 98 hlm

Pantun adalah salah satu warisan sastra yang hidup dan tumbuh bersama masyarakat, melintasi ruang, waktu, serta generasi. Melalui susunan kata yang ringkas, indah, dan penuh makna, pantun menjadi media untuk menyampaikan nasihat, harapan, pengalaman hidup, nilai budaya, hingga refleksi kemanusiaan.

Antologi Pantun Internasional: Satu Rima, Seribu Bahasa menghadirkan beragam karya dari para penulis dengan latar belakang budaya, profesi, usia, dan wilayah yang berbeda. Dalam keberagaman tersebut, tersaji satu benang merah yang menyatukan, yaitu kecintaan terhadap sastra serta semangat untuk merawat tradisi pantun sebagai bagian penting dari khazanah budaya dunia.

Kumpulan pantun dalam buku ini mengangkat berbagai tema yang dekat dengan kehidupan manusia, mulai dari budaya dan kearifan lokal, persatuan dan kebangsaan, pendidikan, keluarga, lingkungan, kemanusiaan, hingga harapan akan masa depan yang lebih baik. Setiap bait menghadirkan sudut pandang yang unik, memperlihatkan bagaimana pantun tetap relevan sebagai sarana ekspresi, komunikasi, dan penyampaian nilai-nilai kehidupan di tengah perkembangan zaman.

Lebih dari sekadar kumpulan karya sastra, antologi ini menjadi ruang perjumpaan berbagai suara yang berpadu dalam harmoni rima dan makna. Melalui pantun, para penulis mengajak pembaca untuk merenungkan pentingnya menjaga budaya, menghargai keberagaman, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan optimisme dalam kehidupan bermasyarakat.

Buku ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi, sarana apresiasi sastra, sekaligus pengingat bahwa di balik setiap rima terdapat pesan, pengalaman, dan kebijaksanaan yang layak diwariskan kepada generasi mendatang.

Satu rima dapat lahir dari banyak bahasa, namun makna kemanusiaan yang terkandung di dalamnya tetap mampu menyatukan dunia.



Share Post:

Yogi Iskandar


Yogi Iskandar

Yogi Iskandar

SUBSCRIBER


SUBSCRIBER

POPULER POST